Desa Trasan - Salah satu Infrastruktur kerakyatan seperti rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi fokus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk dapat berproduksi.

"Jadi akan tetap menjadi skala prioritas melalui program Padat Karya Tunai agar dana yang bergulir di desa lebih banyak," Ada 3.813 unit rumah yang mendapatkan bantuan dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Diakui Basuki, kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi. Untuk memenuhinya tidak bisa hanya melalui dana APBN tapi jugal kerja sama dengan perbankan, pengembang dan pemerintah daerah. Pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR membangun rumah MBR melalui Dirtjen Penyediaan Perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus dan rumah swadaya atau BSPS bagi MBR.

"Setiap tahunnya Kementerian PUPR memperbaiki sekitar 160 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2019 diprogramkan untuk perbaikan sebanyak 200 ribu unit RTLH yang ada di seluruh Indonesia," kata Basuki

Melalui program BSPS, masyarakat menerima bantuan uang sebesar Rp 15 juta untuk memperbaiki rumahnya. Penerima bantuan BSPS di Kabupaten Magelang tersebar di 21 Desa. Kecamatan Bandongan mendapat 190 unit salah satunya yang ada di desa Trasan mendapat 30 unit rumah tersebar di 11 Dusun.
Kepala Desa Trasan Drs. Bagawat Gita mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima oleh masyarakat kami, bantuan BSPS sudah diterima yang kedua kalinya. Selama proses sosialisasi, pelaksanaan pembangunan hingga pelaporan pengerjaan tidak ada hambatan yang berarti. Semoga ditahun tahun berikutnya Desa Trasan mendapat alokasi kembali. (Admin)