Trasan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Giat 16 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadirkan inovasi digital berupa website pelayanan surat pengantar desa untuk meningkatkan efisiensi dan tata kelola administrasi di tingkat lokal.
Sebelum adanya program ini, proses pembuatan layanan surat di desa Trasan yang sebagian perangkatnya masih dilakukan secara manual dengan mengetik ulang data warga satu per satu menggunakan aplikasi pengolah kata konvensional. Metode tersebut tidak hanya memakan waktu relatif lama, tetapi juga memiliki risiko tinggi terjadi kesalahan ketik (human error) serta penumpukan berkas fisik di kantor desa.
Melihat kendala tersebut, mahasiswa KKN UNNES Gangsar Reka Pambudi akrab disapa Reka Program Studi Teknik Informatika merancang dan mengembangkan sistem berbasis website yang memunginkan proses pengajuan hingga cetak surat pengantar dilakukan secara lebih praktis, terstruktur, dan otomatis.
Manfaat dan Fitur Utama Sistem:
Melalui digitalisasi ini, diharapkan kinerjanya pelayanan publik di desa dapat meningkat secara berkelanjutan serta menjadi langkah awal menuju tata kelola pemerintahan desa yang modern dan berbasis teknologi.